Mengekspos Horror Internet di Netflix

Sinopsis film Korea Cyber ​​Hell: Exposing an Internet Horror menceritakan kisah nyata betapa gelapnya kejahatan internet.

Cyber ​​​​Hell adalah film dokumenter Netflix berdasarkan peristiwa nyata. Film Korea ini berupaya mengungkap skandal besar penyebaran konten asusila yang mengguncang Korea Selatan pada tahun 2020.

Baca juga: Sinopsis Film 10 Minutes Gone, Aksi Pencurian Box Misterius di Bank

Kasus ini menjadi sangat menghebohkan karena banyak korbannya masih di bawah umur.

Kasus Nyata di Film Korea Sinopsis Cyber ​​Hell

Begitu banyak kasus kriminal di media sosial. Faktanya, kasus di dunia nyata jauh lebih menakutkan daripada di dunia fiksi.

Netflix kembali dengan film dokumenter mereka. Kali ini mereka mengambil sebuah kasus yang sedang ramai di Korea Selatan.

Dengan genre kriminal, Cyber ​​Hell menjadi tontonan menarik yang bisa kamu tonton. Sutradara Choi Jin Sung berhasil menunjukkan sisi gelap dan mengerikan dari kasus ini kepada penonton bioskop.

Cyber ​​Hell mengangkat kasus “Nth Room” yang merupakan jaringan distribusi konten pornografi.

Tidak hanya menyebarkan konten pornografi, para pelaku juga mengancam dan memanipulasi korbannya yang banyak di antaranya masih di bawah umur.

Kasus Terbongkarnya Persatuan untuk Penyebaran Amoralitas

Di awal sinopsis film Korea Cyber ​​Hell, kasus Nth Room mengambil sudut pandang orang yang pertama kali menemukan kasus ini, yaitu para jurnalis.

Baca Juga: Sinopsis Film 20th Century Girl, Kisah Cinta Anak SMA Tahun 90-an

Wartawan Ki Wan dari Hankyoreh adalah orang pertama yang menyelidiki kasus ini. Awalnya, dia mengira ini hanya penyebaran umum video porno dan artikelnya akan selesai dalam waktu singkat.

Baca Juga :  Drama Korea Dirilis April 2022, Dari Thriller Misteri Hingga Fantasi

Namun, hal itu berubah saat mengetahui modus dari Baksa, pemilik chatroom porno tersebut. Baksa menipu banyak wanita yang mencari pekerjaan paruh waktu.

Wanita tersebut akan diminta untuk mengirimkan foto, termasuk dalam keadaan pakaian minim dan juga data pribadi untuk informasi di tempat kerja.

Ternyata data tersebut dimanfaatkan pelaku untuk mengancam korban yang disebut sebagai “Budak Baksa”.

Dia akan menuntut korbannya untuk melakukan semua yang dia perintahkan, mulai dari foto telanjang, menjilat kamar mandi, hingga melukai diri sendiri.

Ternyata, Baksa tidak bergerak begitu saja. Ada pemilik chatroom lain dengan nama samaran Godgod.

Pertandingan Baksa Cs

Hal yang mengerikan dalam sinopsis film Korea Cyber ​​Hell ini adalah Baksa yang tidak memiliki rasa takut.

Ia bahkan masih berani melawan wartawan. Baksa menyiarkan informasi pribadi Kim Wan, jurnalis, dan bahkan fotonya.

Saat artikel itu terbit, ternyata berita ini sudah tenggelam sehingga Baksa berkepala besar. Dia menertawakan Kim Wan dan tim jurnalisnya.

Dua bulan terabaikan, kabar ini akhirnya “diangkat” oleh media lain dari program investigasi dua stasiun TV ternama Korea, SBS dan JTBC.

Baksa rupanya masih melawan dan mengancam akan memerintahkan salah satu korban untuk bunuh diri.

Baca Juga: Sinopsis Film The Hitman’s Bodyguard, Misi Pengawalan Buronan

Tampilan Dokumentasi yang Menarik

Dengan kejadian nyata di baliknya, Cyber ​​Hell: Exposing an Internet Horror menjadi sebuah film dokumenter yang cukup menegangkan.

Di sisi lain, penceritaan dalam sinopsis film Korea Cyber ​​Hell sangat menarik dan penonton dapat dengan mudah menikmatinya.

Pada bagian wawancara, orang-orang asli yang terlibat dalam kasus Nth Room akan ditampilkan dalam setting dan sinematografi, sehingga memperkuat aspek drama dalam film dokumenter tersebut.

Baca Juga :  Daftar Pemeran Bloody Heart, Ada Lee Joon dan Kang Ha Na

Pada klimaksnya, topeng Baksa dan Godgod akan diekspos. Anda yang tidak mengikuti kejadian aslinya pasti akan terperangah dengan fakta tentang pelakunya.

Secara keseluruhan, Cyber ​​Hell: Exposing an Internet Horror memang terasa lebih fokus menggambarkan bagaimana proses pengungkapan kasus ini.

Sisi emosional dari perjuangan para korban tidak terlalu ditonjolkan, namun masih terasa. Terutama melalui penyisipan sejumlah animasi untuk menghidupkan kembali peristiwa.

Kalian yang menonton pasti akan merasakan emosi horor dan ketakutan para korban Baksa dan Godgod.

Film ini berdurasi 105 menit atau 1 jam 45 menit. Saat menonton film Cyber ​​Hell: Exposing an Internet Horror, emosi Anda akan naik turun akibat ketegangan yang dihadirkan di dalamnya.

Sinopsis Film Korea Cyber ​​Hell: Exposing an Internet Horror akan tayang di platform streaming Netflix pada 17 Mei 2022. Tunggu apalagi, segera saksikan upaya mengungkap kasus kejahatan internet paling kontroversial di Korea Selatan melalui Neraka Siber. (R10 / HR-Online / Editor-Ndu)